Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Renungan Kamis, 9 Mei 2019

Yoh 6:44-51 Abadi di dalam TUHAN Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."  (Yoh 6:51) Bahagia hidup di dalam TUHAN itu abadi IA yang memberimu segalanya Memberimu harapan Memberimu hidup Memberimu kesempatan Menjadi paskah Berarti tahu jalan menuju hidup Berarti tahu membahagiakan hati Berarti tahu merawat jiwa Satu-satunya penopangmu ialah TUHAN IA, yang tak pernah pergi Memberi, lalu menjaga dan memastikanmu hidup Bahagia itu tak pernah sendiri Hidup selalu berarti menggenggam harapan Senyum selalu berarti ada wajah Itulah sebabnya, IA memberi Di atas segalanya IA mengasihimu, kesayanganNya yang tak ternilai Datanglah Kenyangkan jiwamu dengan kasihNya Damai di bumi, cinta di hati, kasih pada sebutir senyuman Fr. Valerian Karitas

Renungan Minggu, 5 Mei 2019

Minggu Paskah III Yoh 21:1-19 Memeluk TUHAN Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepadaNya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-dombaKu.  (Yoh 21:17) Dunia ini menyukai pendengar, tetapi geram pada kesaksian Itulah sebabnya, bila api paskahmu mulai bernyala di setiap sudut hati yang kau sentuh Mula-mula datang godaan Tentang indahnya masa sebelum engkau memutuskan bangkit Menarikmu ke sana, lalu melamun dalam keinginan IA datang, menghardik jalan kembali dengan mengingatkanmu pada kisah kasihNya di derita gelapmu Bila itu usai, datanglah derita, kecewa, penolakan, dan lelah Segalanya berjalan tak seindah harapan paskahmu Saat itulah, IA bertanya "Apakah engkau mengasihi Aku?" A...

Renungan Sabtu, 4 Mei 2019

Yoh 6:16-21 Jangan Takut Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"  (Yoh 6:20) Setiap hati menemukan kegelapan masing-masing Di dalamnya, engkau bergulat bersama marah, menyesal, kecewa, sedih, hampa, dan lelah Kegelapan itu menggelora, mengguncang sampai di akar harapan Tahukah engkau IA berjalan di atas gelora itu untuk menemuimu IA membelah guncang hatimu untuk memelukmu IA ingin menyalakan harapan yang padam pada jiwamu yang takut Memang Di hadapan badai derita TUHAN dan hantu hanya berbalik nama Dengarkan suara yang menyapa hatimu "Aku ini, jangan takut!" Jangan takut untuk memulai bahagia Agar hatimu terbiasa mendengarNya, bahkan di tengah badai paling dahsyat sekalipun Damai di bumi, cinta di hati, kasih pada sebutir senyuman Fr. Valerian Karitas

Renungan Jumat, 3 Mei 2019

Pesta St. Filipus dan Yakobus, Rasul Yoh 14:6-14 Percaya Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.  (Yoh 14:9) Seandainya Bila sesama ada, seandainya IA ada Bila IA ada, seandainya BAPA ada Engkau tak pernah segan menunjukkan keenggananmu memeluk cahaya Manusia seharusnya bahagia dengan apa yang ia peluk Bukan dengan apa yang ia mimpikan Bila IA datang memelukmu Bukankah segalanya sudah siap membahagiakanmu? Mengapa engkau masih perlu bertanya? IA datang, itu cukup untuk seluruh bahagiamu Manusia dan ironi pertanyaannya Merasa tidak tahu, agar dapat bersembunyi dalam keserakahan dan keengganan hatinya Hidup adalah jalinan pertanyaan yang tak berakhir Jawaban untuk semua pertanyaan itu hanya satu: YESUS KRISTUS, TUHAN kita Damai di bumi, cinta di hati, kasih pada sebutir senyuman Fr. Va...

Renungan Kamis, 2 Mei 2019

Yoh 3:31-36 Memilih Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (Yoh 3:36) Sudah saatnya engkau memilih Percaya, atau melewatkan Cahaya Paskah adalah kisah para saksi Yang ada padamu hanya satu kenyataan: IA hidup Bagaimana engkau hidup di dalamNya Engkau harus mengukir kesaksianmu sendiri IA hidup Yang sampai padamu hanya kisah Yang mengetuk dinding diammu hanya untai kata Bagaimana IA mesti tersenyum di hatimu? Engkau harus memelukNya sendiri Jangan tanyakan bagaimana caranya Engkau sudah tahu Damai di bumi, cinta di hati, kasih pada sebutir senyuman Fr. Valerian Karitas