Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

NATALKU ADALAH ENGKAU

  NATALKU ADALAH ENGKAU   Aku mencari natal yang kian lambat menghampiriku di masa ini. Aku mencari natal, tapi dia rupanya lari, pergi tanpa jejak seperti angin Desember yang sukses menumbang batang-batang perkasa penguasa hutan-hutan kita. Aku mencari natal, ia rupanya masih malu-malu, mengintip sambil mengirimiku hadiah kedamaian dan cinta, ibarat penggemar rahasia yang tak ingin ketahuan. Aku mencari natal, dia ada, ah, damaiku membubung, tapi dimana? Oh, ini rupanya. Sekelompok remaja sibuk meletupkan semangat (katanya) yang sukses memenuhkan separuh rumah sakit spesialis jantung dan shock bagi dada dan telinga yang tak siap atau mungkin melamun dan merenungi diri dalam ketenangan. Dentuman meriam, petasan, mercon dan entah apa namanya yang lain menjadi teman setia bagi telingaku. Yah, ini Natal, gumamku sambil menyimpan sedikit tanya. Entah apa hubungannya, tapi inilah Natal, kata mereka, kata kotaku. Maka penuhlah setiap emperan toko dengan deretan kembang api dan...

RENUNGAN MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021

 CINTA dan KEKUASAAN Mrk. 9:30-37   Meski sama-sama berarti dekat, cinta dan memiliki itu beda. Cinta: saya rela luka demi senyumanmu. Memiliki, engkau harus terluka demi senyumanku. Mengapa cinta dan memiliki sendiri tidak dapat berjalan bersama. Mengapa TUHAN bilang, siapa yang terbesar, hendaknya menjadi pelayan, jadi hamba? Mengapa TUHAN mengambil anak kecil sebagai contoh? a.     Teman dari kasih itu kurban dan luka, jadi apa yang mesti saya buat untuk orang, bukan apa yang orang buat untuk saya. Teman dari memiliki itu cemburu, egois, sombong, berpusat pada apa yang harus orang buat untuk saya. Meskipun keduanya berlawanan, keduanya menjadi seperti dua sisi mata uang, jalan sama-sama dalam satu hati. Ada waktunya satu lebih kuat, ada waktunya yang lain yang lebih kuat. Mari, saya tunjukkan b.     Apapun, hubungan asmara, keluarga, pekerjaan, pelayanan, diawali dan dibangun oleh kasih. Bagaimana memiliki bisa menguasai kasih? 1. Wak...