Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

MINTA YESUS

Gambar
Rm. Valerian Karitas, Pr   “Romo, bisa minta tolong kah?” Ibu muda, dengan nafas terengah-engah, menemui saya di sakristi Gereja setelah misa pertama malam natal. Ia menggendong putranya yang tidak berhenti menangis sambil meliuk-liukkan badan, dengan tangan mungil yang tidak berhenti memukul kecil ibunya. Usianya si kecil mungkin sekitar empat atau lima tahun, sudah cukup besar untuk mengeluarkan tenaga yang amat merepotkan ibunya. Misa pertama baru saja selesai. Koster gereja tergopoh-gopoh membereskan perlengkapan misa dan menyiapkan semua perlengkapan untuk misa berikutnya. Ia terlihat tergesa-gesa, menyelinap sambil berulang-ulang kali menyebut “permisi” pada saya, ibu pemazmur yang mendengungkan nada untuk terakhir kali sebelum tampil, misdinar yang sibuk selfie setelah tugas misa pertama, para petugas misa berikutnya yang sudah mulai berdatangan dan berceloteh tentang hujan repis yang tiba-tiba turun waktu mereka masih di jalan, dan ibu muda yang kelihatan lelah da...

KRISTUS: RAJA SEMESTA ALAM

Gambar
(Yoh 18:33b-37)   1.     Ketika Pilatus bertanya tentang status Yesus sebagai Raja, Yesus ‘menyelidiki’ hatinya. Yesus menjawab, "Apakah pertanyaan itu dari dirimu sendiri, atau adakah orang lain yang memberitahumu tentang Aku?" (ay. 34). 2.     Kerajaan Kristus “bukan dari dunia ini” (ay. 36). a.      “Bukan dari dunia ini” berarti kekuasaanNya meliputi segala sesuatu, seluruh alam semesta. IA tidak hanya memerintah atas dunia (yang terlihat oleh manusia). Manusia membatasi dirinya dengan “apa yang terlihat dan bisa dinikmati sekarang”, tetapi kuasa Kerajaan Kristus jauh membentang atas hari ini, masa lalu, dan masa depan, tentang “hal-hal yang juga belum diketahui”. b.     “Bukan dari dunia ini” berarti bentuk Kerajaan Kristus tidak seperti kerajaan manusia. Ketika Yesus disebut sebagai Raja persis saat sedang disiksa dan akan disalibkan sebagai penebus, IA memaklumkan bahwa IA adalah Raja “lain”, tidak...

AKHIR ZAMAN

Gambar
(Mrk. 13:24-32)   Sekurang-kurangnya, ada beberapa hal yang disampaikan Yesus: 1.     Penanda hari dan waktu, yakni bulan dan matahari, akan menjadi gelap. Segala sesuatu yang menandai hari-hari hidup kita suatu saat akan terbongkar (ay. 24-25) 2.     Pada akhir zaman, TUHAN akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya , memisahkan mereka untuk mendapatkan kebahagiaan kekal. (ay. 26-27) 3.     Sikap iman yang baik adalah “berjaga-jaga”, berjuang menyadari kehadiran TUHAN dan sedapat mungkin berjalan bersamaNya. Orang-orang yang dekat dengan TUHAN pasti tahu tanda-tanda kehadiranNya .  (ay. 28-29) 4.     TUHAN akan melaksanakan kehendakNya, tetapi kapan kehendakNya akan terjadi, tidak ada yang tahu. (ay. 30-32). Tidak ada gunanya juga mencari ‘bocoran’, sebab yang penting bukan kapan saat itu datang, tetapi persiapan dan pentingnya memaknai “berkat dan kesempatan hari ini”. Apa yang bisa kita renungkan? 1. ...

PAMER

Gambar
  1.      Perilaku memberi secara ironis dipertentangkan dalam injil: a.      Ahli-ahli Taurat (bersama orang-orang kaya yang memberi banyak) dan janda miskin, b.      mereka yang ‘menelan rumah janda-janda’ dan janda yang ‘memberi apa yang seharusnya untuk dia telan (makan)’, c.       mereka yang ‘pamer’ dan janda yang memberi dengan ‘sembunyi-sembunyi’ (pemberiannya tidak seberapa untuk harus dipamerkan). 2.      Membanggakan ‘kulit’ memang selalu menjadi kebiasaan kita. Kita mudah terpesona oleh ide-ide ‘pamer’, memberi dengan berjuta-juta atribut agar bisa dilihat dan disanjung-sanjung. Kebiasaan ini, sayangnya, berjalan lurus dengan mental ‘flexing’, semacam kebiasaan memamerkan kekayaan atau status dan kebiasaan menonton konten-konten pamer kekayaan seperti ini lalu secara celaka menganggapnya sebagai ‘tanda bahwa mereka atau aku diberkati’. 3.   ...

BARTIMEUS

Gambar
 (Mark 10:46-52) 1. No one wants to listen to t he blind beggar named Bartimaeus. He was among the least important (even considered rubbish) in society. In the crowded city, as people jostled to see Jesus, Bartimaeus sat on the side of the road (v. 46). sometimes in society, when you welcome an ‘important person’, obviously anyone who is not important must be considered a nuisance. In this case, Bartimaeus shouted, directly addressed the ‘Important Person’ by name, and demanded His attention. Bartimaeus' behaviour was clearly disruptive (unless it was during an election campaign, in which case, this story would have been an easy moment to show his “populist” character). Just being there was disturbing, let alone acting up. Of course, no one would listen to him, the ‘Important People’ were too busy for rubbish like Bartimaeus, so they reprimanded him and told him to shut up. 2. For Bartimaeus, the unheard blind beggar, his ‘ticket’ was that he knew about Jesus. He must have heard...

BARTIMEUS

Gambar
(Mrk 10:46-52)   1.        Pengemis buta bernama Bartimeus itu tidak didengarkan. Ia ada pada golongan paling tidak penting (malah dianggap sampah) dalam masyarakat. Dalam keramaian kota, ketika orang-orang berdesak-desakan melihat Yesus, Bartimeus duduk di pinggir jalan (ay. 46). Ketika engkau menyambut ‘orang penting’, jelas siapapun yang tidak penting pasti dianggap mengganggu. Dalam kasus ini, Bartimeus berteriak, langsung menyebut nama ‘Orang Penting’ itu, dan meminta perhatianNya. Tingkah Bartimeus ini jelas-jelas mengganggu (kecuali waktu kampanye menjelang pemilihan umum, biasanya, pasti kisah seperti ini jadi momen empuk untuk menunjukkan watak ‘kerakyatan’). Dia ada di situ saja sudah mengganggu, apalagi bertingkah. Sudah pasti, tidak akan ada yang mendengarnya. ‘Orang Penting’ itu juga terlampau sibuk untuk sampah seperti Bartimeus, jadi mereka menegurnya dan menyuruhnya diam. 2.      Untuk Bartimeus, pengemis bu...

APA ARTINYA “BERKUASA”?

Gambar
(Mrk. 10:35-45) 1.         Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, meminta “tempat spesial" dalam Kerajaan Yesus. Mereka meminta agar mereka diperkenankan “duduk di sebelah kiri dan kanan” Sang Raja Kristus dalam kekuasaan-Nya kelak (ay. 37). Permintaan bernada “kontrak politik” ini ternyata sudah tua, bukan ada baru-baru ini saja. Orang-orang berjuang agar “mendapatkan posisi atau mempertahankan posisi” dengan berkolusi dengan siapapun yang akan memimpin. 2.        Tuhan Yesus mengajukan syarat meminum cawan yang harus Kuminum dan menerima baptisan yang harus Kuterima” (ay. 38). Yesus mencoba menyadarkan mereka berdua, bahwa yang mereka sangka sebagai “kekuasaan dengan takhta empuk” itu adalah sebuah salib dengan perjalanan yang terjal dan penuh tantangan. 3.        Karena kenekatan mereka, Yesus kemudian menjawab, bahwa “upah Kerajaan Allah” ada dalam kuasa TUHAN untuk diberikan, b...

LUBANG JARUM

Gambar
  (Mrk. 10:17-30) “Lubang Jarum” yang dimaksudkan Yesus adalah pintu kecil berlorong panjang pada gerbang kota kuno, yang berfungsi sebagai pintu keluar-masuk setelah gerbang utama ditutup (biasanya pada sore hari atau malam hari) . Unta dengan beban dapat dengan mudah melewati gerbang utama yang memang lebar dan tinggi, tetapi jika harus melewati “lubang jarum” untuk masuk ke kota, mau tidak mau bebannya harus dilepas dan ditinggalkan. Bagi Yesus, kekayaan orang muda itu membelenggunya. Ia menjadi terikat dan tidak dapat dengan bebas mengikuti DIA. Mengapa pintu iman disebut “lubang jarum” oleh Yesus? Seberapa kuat ikatan terhadap hal-hal duniawi mengikat dan menghambat kita? Bagaimana harta menjadi penghambat? 1.         Orang muda yang datang kepada Yesus “telah menuruti perintah TUHAN sejak masa mudanya” (bdk. ay. 20). Yesus mengajukan syarat yang membuatnya kecewa dan pergi dengan sedih, yakni menjual harta bendanya dan memberi kepad...

ORANG BERIMAN

Gambar
1.        Yesus melarang para muridNya mencegah orang yang “mengusir setan dengan namaNya”. Orang itu bukanlah pengikut Yesus, tetapi dia percaya pada kuasa Yesus dan dia berkehendak baik . Kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. (ay. 39). Perhatikanlah dua kualitas rohani ini dalam hidup iman kita. Kita tidak dapat “percaya pada kuasa TUHAN” dan pada saat yang sama memelihara hati dan kehendak yang buruk dalam diri. Kita juga tidak dapat mengatakan “yang penting hati dan hidup baik, beriman tidak penting”. 2.      Lebih jauh, Yesus bahkan dengan jelas menegaskan tentang berkat berlimpah yang memenuhi hidup orang-orang yang membawa TUHAN. Berkat TUHAN tidak hanya mengalir dalam hidupnya, tetapi juga mengalir memenuhi orang-orang lain yang menerimanya dan berjalan bersamanya. “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa member...