ORANG BERIMAN
1. Yesus melarang para muridNya mencegah orang yang “mengusir setan dengan namaNya”. Orang itu bukanlah pengikut Yesus, tetapi dia percaya pada kuasa Yesus dan dia berkehendak baik . Kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. (ay. 39). Perhatikanlah dua kualitas rohani ini dalam hidup iman kita. Kita tidak dapat “percaya pada kuasa TUHAN” dan pada saat yang sama memelihara hati dan kehendak yang buruk dalam diri. Kita juga tidak dapat mengatakan “yang penting hati dan hidup baik, beriman tidak penting”. 2. Lebih jauh, Yesus bahkan dengan jelas menegaskan tentang berkat berlimpah yang memenuhi hidup orang-orang yang membawa TUHAN. Berkat TUHAN tidak hanya mengalir dalam hidupnya, tetapi juga mengalir memenuhi orang-orang lain yang menerimanya dan berjalan bersamanya. “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa member...