EKARISTI: HIDUP DARI TUHAN YANG PEDULI
Para murid dan Yesus berbeda sikap soal penanganan 'rasa lapar' orang-orang yang datang mendengarkan Yesus. Yesus, yang menolak usul para murid untuk ‘pergi ke kampung-kampung’ (Luk 9:12), menegaskan "kamulah yang memberi mereka makan" (Luk 9:13). Menyerahkan urusan ini pada mereka sendiri saat hari sudah mulai malam jelas tidak akan menyelesaikan persoalan, sebab belum tentu orang-orang akan memberi mereka makan (bdk. kisah keberatan seorang sahabat ketika dimintai bantuan untuk memberi roti saat ia dan anak-anaknya sudah tidur, Luk 11:5-7). Ketika Yesus menyatakan "kamulah yang memberi mereka makan" (Luk 9:13), IA menegaskan kepada para muridNya tentang dua hal penting: ü Yesus, TUHAN dan Sang Roti Hidup, ada di tengah-tengah mereka. Untuk apa mereka malah menunjuk ke tempat lain? ü Para murid, yang hidup dari Sang Roti Hidup, harus punya kepekaan dan kepedulian yang sama terhadap rasa lapar semua orang. Ekaristi selalu menjadi “rumah yang me...