DATANGLAH, YA ALLAH ROH KUDUS
1.
Dalam Injil
Yohanes, Yesus menjanjikan Penolong yang lain, yang akan menyertai kita
selama-lamanya. Sang Penolong, Roh Kudus, “…akan mengajarkan segala sesuatu
kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu”
(Yoh. 12:26).
2.
Di hari
Pentakosta, orang-orang Yahudi digemparkan oleh semangat berapi-api para murid,
yang diberitakan “berbicara dalam bahasa-bahasa lain…” (Kis. 2:4). Mereka
menjadi bersemangat, keluar dari ‘persembunyian’, “mewartakan
perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah” (Kis. 2:11) dalam bahasa, yang
ajaibnya, didengar dan dipahami oleh orang-orang dengan bahasa yang berbeda
pada saat yang sama.
3.
Allah Roh
Kudus mengubah hati para murid dari takut menjadi berani, IA juga membuat hati dan pikiran mereka ingat
tentang karya Allah yang telah diwartakan Kristus kepada mereka. Di dalam dunia
yang menekan mereka untuk takut dan merasa apa yang mereka terima dari Kristus “sia-sia”
setelah kisah penyaliban yang menyakitkan, Roh Kudus memastikan mereka berubah,
keluar dan mewartakan dengan gagah berani.
4.
Allah
Roh Kudus mengubah hati dan suasana di sekitar para murid menjadi “paham”. Roh
Kudus membuat suasana di sekitar para murid berubah, membuat mereka datang
berkumpul dan mendengar para murid yang kini menjadi berani. Roh Kudus juga membuat
setiap orang dengan bahasa yang berbeda bisa mengerti. IA tidak hanya menggugah
hati para murid, tapi juga para pendengar mereka.
5.
Di
dalam dunia yang mengajak kita untuk takut, yang menawarkan peminggiran dan “ruang
tertutup agar tak usah bersuara”, yang menawarkan iman cukup dalam
tembok-tembok dingin yang gelap: Roh Kudus mengubah hati kita untuk berani
bersuara.
6.
Jika
berjanji untuk tidak mau diam demi kebenaran, jika berjanji untuk setia
mewartakan tentang karya Allah dan kasihNya, mohonlah kekuatan kepada Allah Roh
Kudus.
Lublin-Polandia, 8 Juni
2025
Rm. Valerian Karitas,
Pr
Imam Diosesan Keuskupan
Ruteng

Komentar
Posting Komentar