SUDAH (BARU) 5 TAHUN

 

 

Betapa aku bermimpi, aku bisa merindukan-Mu

Menikmati sepenuhnya saat-saat bersama-Mu

Mencintai-Mu…

 

Mengapa Daud gembira sekali, sampai menari-nari?

Mengapa Elia begitu tenang dan teguh percaya pada-Mu?

Mengapa Maria sampai menjawab ‘terjadilah padaku menurut perkataan-Mu’?

Mengapa Elizabeth dan Yohanes kecil begitu bahagia?

Mengapa Simeon dan Hana begitu bersemangat?

Mengapa Zakheus sampai memanjat pohon?

Mengapa perempuan yang sakit pendarahan itu bisa memegang jubah-Mu?

Mengapa Maria dan Marta bisa menunggu-Mu dengan setia, bahkan dalam kesedihan yang mustahil dihibur sekali pun?

Mengapa perempuan itu bisa meminyaki kaki-Mu dan menyeka kaki-Mu dengan rambutnya?

Mengapa Maria Magdalena dan yang lain masih mau juga ke kubur-Mu?

Mengapa Petrus, dengan segala kelemahannya, dengan berani mengatakan “Benar, TUHAN, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau”?

 

Mereka bersukacita, TUHAN.
Mereka gembira sekali.
Mereka bahagia sekali.
Mereka melihat-Mu.

ENGKAU mendatangi mereka.

 

Lihat aku.

Mengapa rinduku sedikit sekali?

Mengapa aku sering enggan menunggu-Mu?

Mengapa ketika DIKAU datang, aku biasa saja?

 

Saya butuh rindu, TUHAN
Rindu pada-Mu.
Dekat dengan-Mu, bahagia melihat-Mu
Menikmati tak sabarnya hati menunggu-Mu.
 
Sebab apa yang bisa aku cintai,

jika aku tak bisa merindukan-Mu?

 

Lublin – Polandia, 30 Oktober 2025

Dengan rindu yang dalam pada kerinduan pada-Mu

5 tahun sudah

Masih parah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA RASA SYUKUR BISA TIDAK ADA DI HATI?

BERBAHAGIALAH