PENAKU BERNYALA
“Kapten, penaku bernyala!” Kalimat itu menggema di lorong rumah sakit, membelah pagi yang sejuk dan tenang, disaat semua orang sibuk dan nyaman dengan kesibukan pagi yang indah dan bersemangat. Tentu saja semua orang berbalik dan mencari tahu siapa yang berteriak sepagi itu, tetapi itu hanya berlangsung sebentar, karena orang-orang yang lama berada disitu segera memahami situasi, meninggalkan beberapa pasien dan pengunjung baru yang bertanya-tanya tentang teriakan dan orang yang berteriak tadi. Seorang anak kecil mencoba menggamit ibunya dan menanyakan hal tersebut, tetapi si ibu rupanya sedang tidak mau diganggu anaknya, lalu ia menakut-nakuti anaknya sampai si anak terdiam dan tidak berani bertanya lagi. Seorang pengunjung yang penasaran akhirnya bertanya penuh panasaran kepada perawat kebetulan lewat. Memasang tampang tak ingin diganggu, perawat itu berkata singkat: “Gila...”, lalu pergi tanpa berkata apa-apa lagi. Kerumunan orang penasaran itupun bubar dengan jawaban singka...