Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

PENAKU BERNYALA

“Kapten, penaku bernyala!” Kalimat itu menggema di lorong rumah sakit, membelah pagi yang sejuk dan tenang, disaat semua orang sibuk dan nyaman dengan kesibukan pagi yang indah dan bersemangat. Tentu saja semua orang berbalik dan mencari tahu siapa yang berteriak sepagi itu, tetapi itu hanya berlangsung sebentar, karena orang-orang yang lama berada disitu segera memahami situasi, meninggalkan beberapa pasien dan pengunjung baru yang bertanya-tanya tentang teriakan dan orang yang berteriak tadi. Seorang anak kecil mencoba menggamit ibunya dan menanyakan hal tersebut, tetapi si ibu rupanya sedang tidak mau diganggu anaknya, lalu ia menakut-nakuti anaknya sampai si anak terdiam dan tidak berani bertanya lagi.  Seorang pengunjung yang penasaran akhirnya bertanya penuh panasaran kepada perawat kebetulan lewat. Memasang tampang tak ingin diganggu, perawat itu berkata singkat: “Gila...”, lalu pergi tanpa berkata apa-apa lagi. Kerumunan orang penasaran itupun bubar dengan jawaban singka...

Pendidikan Formal sebagai Sarana Pengembangan Sikap Toleransi Antarumat Beragama di Indonesia

 1. Pendahuluan Bangsa Indonesia adalah bangsa yang pluralis. Pluralitas ini dapat dengan mudah ditemukan dalam keberanekaragaman suku, agama, ras dan golongan yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara, dari Sabang sampai Merauke. Tingkat keanekaragaman yang tinggi ini oleh  masyarakat internasional diakui dan dihargai sebagai anutan, mengingat begitu sulit orang bersatu untuk membentuk negara dari latar belakang yang berbeda-beda. Keanekaragaman yang mengagumkan ini menjadikan Indonesia sebagai Negara yang toleran yang bahkan diakui oleh Paus Yohanes Paulus II dalam lawatannya ke Indonesia tahun 1989 silam .  Persoalan pelik yang dihadapi Indonesia adalah apakah bangsa kita ini sudah benar-benar toleran atau belum. Saat ini, toleransi terus menjadi bahan pergunjingan tajam dari beberapa kalangan, baik dalam pernyataan positif dalam arti mendukung maupun negatif dalam arti menolak. Keanekaragaman yang paling banyak menjadi sorotan di Indonesia karena tingkat radik...