Renungan Minggu, 24 Maret 2019

Minggu Prapaskah III
Luk 13:1-9
Kesempatan

Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,  (Luk 13:8)

Bahagia hidup sejatinya adalah kisah kesempatan
Saat engkau selalu sempat ada dan berarti dalam setiap rahmat

Lihatlah kesedihan
Bukankah sedih berarti engkau pernah melewatkan kesempatan, dan saat rahmat itu tak datang lagi?

Jangan pernah melewatkan setiap kesempatan, meski kecil sekalipun
Mungkin engkau takkan mendapatkannya lagi
Bertobat adalah kesempatan

Kesempatan mengajarimu, bahwa seharusnya engkau tak pernah perlu menyesal, bahwa kasih itu nyata, dan bahwa engkau yang mesti memilih, pulang atau tetap pergi

Lalu sampai kapan engkau mesti menunggu?
IA sudah memanggil hatimu yang pergi
Sampai kapan segala urusan membelenggu tobatmu?
IA menunggumu

Kasih itu memang abadi
Tapi hidupilah seperti engkau takkan mendapatkannya lagi
Agar engkau tahu, betapa berartinya kesempatan

Jangan biarkan IA menunggu terlampau lama

Damai di bumi, cinta di hati, kasih pada sebutir senyuman
Fr. Valerian Karitas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA RASA SYUKUR BISA TIDAK ADA DI HATI?

BERBAHAGIALAH

SUDAH (BARU) 5 TAHUN