dari TUHAN yang menyembuhkan, jangan belajar jadi luka
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh. 15:12)
catatlah dua hal indah ini di hati.
(1). "seperti Aku telah mengasihi kamu."
Di hadapan kasih TUHAN, aku dan engkau sama.
Rapuh, kalah, terluka, bingung, berjuang, menangis,-, sama
Kita hanya berbeda jenis luka.
kita juga sama, pernah sembuh, pernah merasakan kasih TUHAN,
pernah merasakan lutut sampai keram tetapi rasa-rasanya curhat masih panjang di depan TUHAN,
dan TUHAN harus dengar lebih banyak sampai IA menolong,
sekurang-kurangnya untuk menenangkan hati dulu.
Lalu pernah gembira, pulang dengan bersyukur, ternyata TUHAN begitu baik.
(2) "Hendaklah kamu saling mengasihi"
di hadapan TUHAN, kita berjumpa, menemukan cara terbaik membalut luka-luka kita.
jika engkau izinkan, aku berbagi kisah-kisah lukaku, lalu memberimu "usul", bagaimana merasakan TUHAN membalut luka kita.
tapi yang paling penting,
jika merasakan damainya disembuhkan TUHAN, jangan lalu tega jadi luka.
jika merasakan indahnya dipeluk TUHAN, jangan lalu tega membuang orang dengan cerita, dengan sikap, dengan pergi dari persaudaraan.
jika merasakan damainya bersama TUHAN, jangan pergi dari luka-luka orang lain, lalu menghakiminya.
itu yang disebut mengasihi, bukan hanya basa-basi
Lublin - Polandia, 5 Mei 2024
Hari Minggu VI Paskah
Rm. Valerian Karitas, Pr
Lalu pernah gembira, pulang dengan bersyukur, ternyata TUHAN begitu baik.
(2) "Hendaklah kamu saling mengasihi"
di hadapan TUHAN, kita berjumpa, menemukan cara terbaik membalut luka-luka kita.
jika engkau izinkan, aku berbagi kisah-kisah lukaku, lalu memberimu "usul", bagaimana merasakan TUHAN membalut luka kita.
tapi yang paling penting,
jika merasakan damainya disembuhkan TUHAN, jangan lalu tega jadi luka.
jika merasakan indahnya dipeluk TUHAN, jangan lalu tega membuang orang dengan cerita, dengan sikap, dengan pergi dari persaudaraan.
jika merasakan damainya bersama TUHAN, jangan pergi dari luka-luka orang lain, lalu menghakiminya.
itu yang disebut mengasihi, bukan hanya basa-basi
Lublin - Polandia, 5 Mei 2024
Hari Minggu VI Paskah
Rm. Valerian Karitas, Pr

Komentar
Posting Komentar