TANPA KEPALA

Tubuh-tubuh kaku, tanpa kepala, berjalan lunglai, menuju Tuhan....

Kepala-kepala dijejerkan di jalan, di tikungan-tikungan, di rumah-rumah, sambil dititipkan pesan “berteriaklah sekeras mungkin, KAMI SEDANG BERDOA”....

Tuhan berdiri bingung di pintu, menyaksikan tubuh-tubuh itu masuk tanpa kepala, tentu saja tak bertegur sapa, tidak tahu letak pintu, meraba langkah sesama yang tak ia kenal, lalu tak jadi masuk...

karena tak berkepala

Kepala-kepala itu dijejerkan di jalan, di tikungan-tikungan, di rumah-rumah, sambil dititipkan pesan “berteriaklah sekeras mungkin, KAMI SEDANG BERDOA”....

 

 

Kisol, 24 November 2017

Peringatan St. Andreas Dung Lac, dkk. 

Fr. Valerian karitas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA RASA SYUKUR BISA TIDAK ADA DI HATI?

BERBAHAGIALAH

SUDAH (BARU) 5 TAHUN